Angkat Potensi Daerah Melalui Film

Para peserta Workshop sedang mendengarkan materi di Studio Sinema Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi
Para peserta Workshop sedang mendengarkan materi di Studio Sinema Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi

MOJOKERTOTIMES, BANYUWANGI – Ada berbagai cara untuk mempromosikan potensi yang ada di daerah. Salah satunya melalui film pendek. Semangat inilah yang dibawa pada workshop dan bimbingan untuk menghasilkan karya produksi film pendek di kalangan generasi milenial Banyuwangi. Sasaran dari workshop ini adalah kalangan siswa menengah atas dan mahasiswa.

Ajang yang disebut Viu Shots! ini diprakarsai oleh Viu Indonesia, sebuah layanan OTT Video Streaming. Workshop ini akan dilaksanakan selama dua minggu dengan menggandeng Pemerintah Daerah dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). “Satu minggu workshop, satu minggu lagi pembuatan film,” kata Media Buffet PR Viu Indonesia, Annisa M. Azwan.

Workshop ini sudah dilaksanakan sejak Senin (4/2/19) lalu. Pemberian materi dilaksanakan di Studio Sinema yang ada  di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi. Para peserta diberikan materi agar bisa mengemas potensi daerah dengan indah dan menarik dalam film pendek yang berdurasi kurang lebih 10 menit. “Bagi kita yang setiap hari melihat mungkin sudah biasa tapi kalau sudah dikemas dan dipasarkan dengan baik maka akan mengundang wisatawan dan investor untuk datang,” kata Senior Vice President Marketing Viu Indonesia, Myra Suraryo kepada peserta workshop.

Myra menyatakan, Banyuwangi memiliki potensi yang luar biasa untuk digali dan diangkat. Melalui film pendek yang diproduksi, akan semakin banyak masyarakat dunia yang akan melihat keindahan Banyuwangi. Karena film pendek yang dihasilkan peserta nanti akan ditayangkan di Viu Indonesia.

Proses pembuatan film pendek oleh peserta seluruhnya harus dilakukan di Banyuwangi. Hanya proses editing finalnya dilakukan di Jakarta sebelum ditayangkan di Viu. Film karya peserta ini akan dilombakan. “Pemenangnya adalah film yang paling banyak viewernya dari seluruh dunia,” ungkapnya.

Bagi pemenangnya, kata Myra, akan mendapatkan beasiswa pendidikan S1 Sinematografi di Institut Kesenian Jakarta. Selain itu, pemenang juga mendapatkan kesempatan bekerja secara profesional sebagai Asisten Executive Producer Viu Originals di Viu Indonesia.

Untuk yang beruntung mendapatkan beasiswa, pihak Viu meminta jika sudah lulus harus kembali ke Banyuwangi lagi untuk mengangkat potensi Banyuwangi melalui film. Tidak hanya itu, Myra juga berharap yang bersangkutan bisa menularkan ilmunya kepada orang lain yang ada di Banyuwangi. Agar semakin banyak potensi yang ada di Banyuwangi bisa dilihat dunia,” tegasnya.

Dia berharap program workshop dan beasiswa ini bisa diteruskan oleh pemerintah daerah. Sehingga semakin banyak insan perfilman yang berasal dari Banyuwangi bisa berkiprah .

 

Pewarta : Muhammad Hujaini
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Banyuwangi TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]mojokertotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]mojokertotimes.com | marketing[at]mojokertotimes.com
Top