Setelah Buron Selama Satu Bulan, Pelaku Pencurian Spesialis Pabrik Cor Akhirnya Diamankan

Miftahur Rohman (tangan terborgol) tersangka pencurian saat diamankan ke Polsek Turen, Kabupaten Malang (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)
Miftahur Rohman (tangan terborgol) tersangka pencurian saat diamankan ke Polsek Turen, Kabupaten Malang (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)

MOJOKERTOTIMES, MALANG – Setelah sempat mengisi Daftar Pencarian Orang (DPO) selama satu bulan lamanya, Miftahur Rohman akhirnya berhasil diamankan. 

Warga Desa Bakalan, Kecamatan Bululawang ini, berurusan dengan polisi lantaran terbukti melakukan tindakan pencurian di pabrik beton cor Turen Indah Grup, gang berlokasi di Desa Talangsuko, Kecamatan Turen.

“Tersangka Rohman ini merupakan salah satu dari tiga plaku yang melakukan pencurian. Sedangkan dua pelaku lainnya masih dalam proses pengembangan. Untuk identitasnya sudah kami kantongi, tim sudah bergerak di lapangan guna melakukan penyelidikan,” kata  Kanit Reskrim Polsek Turen, Iptu Soleh Mashudi, Sabtu (25/5/2019).

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES.com, aksi pencurian yang dilakukan komplotan ini, terjadi pada 29 April lalu. 

Saat itu, tersangka Miftahur Rohman bersama dengan dua temannya yang masih berstatus buron melancarkan aksi pencurian pada tengah malam. 

“Pelaku masuk ke dalam pabrik dengan cara memanjat dinding pagar, yang ada di kawasan lokasi pencurian,” sambung Soleh kepada wartawan.

Dari hasil penyelidikan sementara, dua orang dari tiga pelaku pencurian, diketahui merupakan karyawan pabrik. 

Sedangkan tersangka Rohman yang baru saja diamankan petugas, merupakan teman dari dua pelaku yang berhasil kabur. 

“Ketika melancarkan aksi pencurian, ketiga orang pelaku saling berbagi tugas. Ada yang mengawasi situasi, dan ada yang bertindak sebagai eksekutor,” terang Soleh.

Berdasarkan hasil oleh TKP (Tempat Kejadian Perkara), ketika berada di dalam area pabrik. 

Komplotan pencuri ini, langsung menyasar mesin dinamo penggerak paving. 

Diketahui, dari dua buah mesin dinamo penggerak, hanya satu mesin saja yang berhasil dibawa kabur.

Sedangkan satu mesin lainnya, gagal dibawa kabur. Meski demikian, komplotan pencuri ini sempat membongkar dan memindah satu mesin lainnya, ke tempat yang lebih aman. 

Namun karena takut aksinya ketahuan, ketiganya akhirnya memilih untuk meninggalkannya.

Aksi pencurian baru terungkap setelah petugas mendapat laporan dari pihak pabrik. 

Berdasarkan laporannya, korban mengaku jika dua mesin dinamo pembuat mesin di pabrik, telah raib digondol kawanan pencuri.

Berawal dari sinilah, jajaran Unit Reskrim Polsek Turen, akhirnya melakukan penyelidikan. 

Hasilnya, polisi berhasil mengamankan seorang tersangka, saat yang bersangkutan hendak melancarkan aksi pencurian kedua kalinya.

“Tersangka Rohman kami amankan ketika hendak menlancarkan aksi pencurian di cabang pabrik beton yang beralamat di Desa Sudimoro, Kecamatan Bululawang,” ungkap mantan Kanit Reskrim Polsek Dampit ini.

Di hadapan petugas, tersangka Rohman mengaku jika dia dan dua orang temannya yang berhasil kabur saat beraksi di kawasan Kecamatan Bululawang itu. 

Memang komplotan yang melancarkan aksi pencurian di pabrik beton cor Turen Indah Grup, Desa Talangsuko, Kecamatan Turen.

"Dari tangan tersangka Rohman, kami menyita berbagai barang bukti. Yakni tiga buah kunci pas, dan satu pasang mur dan baut yang dijadikan sarana untuk mencuri. Akibat perbuatannya, tersangka kami jerat dengan pasal 363 KUHP, tentang tindak pencurian dengan pemberatan (curat)," tutup Soleh.

Pewarta : Ashaq Lupito
Editor : Heryanto
Publisher :
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]mojokertotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]mojokertotimes.com | marketing[at]mojokertotimes.com
Top