UIN Malang Cetak Lulusan Layaknya Tokoh-tokoh di Zaman Peradaban Islam Melalui Ma'had Al-Jami'ah Al-Ali

Santri UIN Malang. (Foto istimewa)
Santri UIN Malang. (Foto istimewa)

MOJOKERTOTIMES, MALANG – Tokoh-tokoh Islam Zaman Peradaban dulu tidak hanya pintar dalam bidang agama saja melainkan juga intelektualnya.

Islam pernah mengalami kejayaan pada era 780 M - 1258 M. 

Pada masa ini para ilmuwan memberikan banyak kontribusi di bidang ilmu pengetahuan.

Masa itu adalah masa ketika para filsuf, ilmuwan, dan insinyur dari Dunia Islam menghasilkan banyak kontribusi terhadap perkembangan teknologi dan kebudayaan, baik dengan menjaga tradisi yang telah ada ataupun dengan menambahkan penemuan dan inovasi mereka sendiri.

Perlu diketahui, pada masa kejayaan Islam, masjid tidak hanya jadi tempat beribadah. 

Di masjid, orang-orang dapat mengkaji ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan Alquran. 

Banjirnya antusiasme tentang ilmu pengetahuan membuat banyak ilmuwan Islam lahir dengan karya terbaiknya. 

Bahkan karya tersebut masih berpengaruh hingga zaman modern ini.

Nah, inilah yang coba diciptakan oleh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang), yakni mencetak tokoh-tokoh layaknya zaman peradaban Islam tersebut. 

Upaya ini dilakukan melalui program Ma'had Al Jami'ah Al Ali.

Lantaran tidak cukup satu tahun saja untuk mencetak mahasiswa layaknya tokoh-tokoh peradaban Islam, dibukalah program tersebut.

"Dari 3500 (santri) kita ambil 1 persen (35 santri) yang punya kemampuan untuk 4 tahun di sini. Itu lintas jurusan, ada anak jurusan kimia kitabnya matang, ada jurusan psikologi kitabnya matang, ada anak ekonomi kitabnya matang," beber Direktur Ma'had Sunan Ampel Al Aly UIN Malang, Dr H Akhmad Muzakki MA kepada MalangTIMES.

Muzakki mengatakan, dirinya ingin melahirkan generasi layaknya tokoh-tokoh Islam zaman peradaban Islam dulu dalam kekhalifahan Abbasiyah.

"Jadi, ulama yang intelek-intelek yang ulama ini nantinya akan lahir dari Ma'had Al jami'ah Al Ali. Ini program unggulan kita dan ini tidak bisa ditiru oleh perguruan tinggi agama Islam lainnya," tandasnya.

Dikatakannya, program unggulan ini dicetuskan lantaran untuk mencetak generasi Ulul Albab yang berkualitas tinggi tidak cukup hanya setahun.

"Maka kita ambil 1 persen dari mereka untuk 4 tahun di ma'had," ucapnya.

Nantinya, 1 persen dari santri ini akan menjadi ulama-ulama yang memang mumpuni di semua bidang. 

"Kalau hanya mengerti agama kan kurang imbang," imbuh Muzakki.

Perlu diketahui, santri-santri tersebut bukan hanya dari jurusan agama saja. Melainkan semua, mulai dari arsitek, kedokteran, IT, ekonomi, dan lain sebagainya.

"Tapi mereka kitabnya juga lumayan dan Qurannya bagus. Ulul Albab ini kelebihan UIN Malang," pungkasnya.

Pewarta : Imarotul Izzah
Editor : Heryanto
Publisher :
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]mojokertotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]mojokertotimes.com | marketing[at]mojokertotimes.com
Top