Rival Surga di Atas Awan Ngadas dalam API 2019

Secuil surga di atas awan, desa Ngadas, Poncokusumo yang jadi nominasi API 2019 kategori dataran tinggi terpopuler (Ist)
Secuil surga di atas awan, desa Ngadas, Poncokusumo yang jadi nominasi API 2019 kategori dataran tinggi terpopuler (Ist)

MOJOKERTOTIMES, MALANG – Desa Wisata Ngadas yang terletak di wilayah Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, terpilih menjadi salah satu nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2019. Masuk dalam kategori Dataran Tinggi Terpopuler, desa wisata Ngadas yang dijuluki secuil surga di atas awan ini, memiliki peluang menjadi juara API 2019.
Walau harus berhadap-hadapan dengan sembilan destinasi wisata lainnya dalam kategori Dataran Tinggi Terpopuler lainnya. Seperti, Batu Runcing Kota Sawahlunto, Bukit Bawang Bakung Kabupaten Lampung Barat, Bukit Kaba Kabupaten Rejang Lebong dan Bukit Pulo Dua Kabupaten Banggai. 
Serta rival lainnya yaitu Buntu Kiara Kabupaten Mamasa, gunung kerbau Maluku Barat Daya, kawasan wisata Baturraden Banyumas, Muntea Highland Bantaeng, dan Suligi Hill Rokan Hulu.
Desa wisata Ngadas memiliki beberapa hal yang membuatnya layak keluar sebagai juara. 
Made Arya Wedanthara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, menyatakan, Desa Ngadas bukan sekedar desa wisata saja. "Tapi juga merupakan desa yang sejak lama mampu mengelola perbedaan yang bisa mempersatukan, bukan sebaliknya. Masyarakat Ngadas juga masih mampu menjaga dan melestarikan turun temurun kearifan lokal masa lalu sampai saat ini dalam berbagai kehidupannya," ujarnya sambil mengajak seluruh masyarakat untuk mem-vote, desa wisata Ngadas dengan cara mengirimkan SMS.


"Agar desa Ngadas keluar menjadi juara kirim SMS sebanyaknya dengan cara ketik API 10F dan kirim ke 99386," ujar Made Arya.
Sebagai desa yang terletak di ketinggian  mencapai 2.200 mdpl dengan luas area sekitar 395 ha dengan topografi berbukit. Menjadikannya desa tertinggi di pulau Jawa. Maka tak ayal kalau desa Ngadas yang dihuni oleh suku Tengger ini dijuluki sebagai cicilan surga di atas awan. 
Selain desa tertinggi di Jawa, lokasi Ngadas yang berada di tengah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), atau  merupakan kantung (enclave) dari TNBTS memang tidak diragukan lagi keindahannya. Maka tak salah kalau pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata memasukkan TNBTS sebagai salah satu dari 10 Bali lainnya dan jadi destinasi pariwisata nasional.
Dengan berbagai kelebihan itulah, Made Arya optimis bahwa desa wisata Ngadas memiliki peluang besar keluar sebagai juara dalam API 2019 kategori Dataran Tinggi Terpopuler.
"Untuk mewujudkan itu, kita membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat Kabupaten Malang untuk memilih desa Ngadas dalam API 2019 ini," ujarnya.
Harapan besar memang disampirkan Kabupaten Malang terkait sektor pariwisata, khususnya dalam ajang API. Dimana sejak pertama kali API digelar tahun 2016 telah menjadi momen kebangkitan pariwisata bagi daerah yang keluar menjadi juara.
Misalnya, di tahun pertama API  menjadi momen kebangkitan bagi pariwisata Nusa Tenggara Timur (NTT), sedangkan di tahun kedua menjadi tahun pariwisata Riau. Dan tahun ketiga kebangkitan Sumatera Selatan.
"Semoga tahun 2019 yang merupakan ajang tahun keempat API, Kabupaten Malang yang menjadi juara dalam kategori Dataran Tinggi Terpopuler ini," harap Made Arya.
Seperti diketahui, di ajang API 2019 terdapat 18 kategori yang dilombakan. Yakni, kategori 1 : Makanan Tradisional Terpopuler, Kategori 2 : Minuman Tradisional Terpopuler, Kategori 3 : Wisata Olahraga dan Petualangan Terpopuler, Kategori 4 : Wisata Air Terpopuler, Kategori 5 : Ekowisata Terpopuler.
Kategori 6 : Dataran Tinggi Terpopuler, Kategori 7 : Cendera Mata Terpopuler, Kategori 8 : Atraksi Budaya Terpopuler, Kategori 9 : Kampung Adat Terpopuler, Kategori 10 : Situs Sejarah Terpopuler, Kategori 11 : Wisata Halal Terpopuler, Kategori 12 : Festival Pariwisata Terpopuler, Kategori 13 : Promosi Pariwisata Digital Terpopuler.
Seterusnya kategori 14 : Wisata Kreatif Terpopuler, Kategori 15 : Wisata Belanja Terpopuler, Kategori 16 : Obyek Wisata Unik Terpopuler, Kategori 17 : Tujuan Wisata Baru Terpopuler, Kategori 18 : Surga Tersembunyi Terpopuler.

Pewarta : Dede Nana
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]mojokertotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]mojokertotimes.com | marketing[at]mojokertotimes.com
Top