Bikin Shock, Ibu Temukan Anak dalam Keadaan Gantung Diri

Keluarga dan petugas dari kepolisian ketika melakukan olah TKP. (Foto: Istimewa)
Keluarga dan petugas dari kepolisian ketika melakukan olah TKP. (Foto: Istimewa)

MOJOKERTOTIMES, KEDIRI – Seorang ibu di Dusun Purwoharjo Desa Sidorejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri dibuat shock. Pasalnya, ia menemukan putranya, Teguh Prasetyo Adi Cahyono (39) tewas dalam kondisi menggantung di tiang dapur belakang rumahnya, Kamis pagi (27/6/2019). 

Peristiwa nahas itu kemudian dilaporkan ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Sutiningari (66), ibu korban.

Awalnya, sang ibu usai bangun tidur berjalan menuju ke dapur rumah, tiba-tiba melihat sang anak sudah dalam keadaan gantung diri dengan seutas tali tambang warna biru yang diikatkan pada blandar kayu di dapur rumahnya.

"Yang mengetahui pertama kali korban dalam kondisi menggantung ibunya. Terus sang ibu ini memberitahu suaminya," tutur Kasi Humas Polsek Pare Aipda Andayani.

Melihat sang anak meninggal dunia dengan cara gantung diri, saksi langsung berteriak histeris hingga warga sekitar berdatangan. Takut terjadi hal yang tidak diinginkan perangkat desa setempat melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian setempat.

Petugas Polsek Pare, tim identifikasi dan dokter setempat tiba di lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP.  Petugas juga memeriksa tubuh korban.

"Tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban," jelas Aipda Andayani.

Dari hasil keterangan keluarganya. Korban sebelum ditemukan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, sempat merenung selama lima hari.

Pihak keluarga korban juga tidak mengetahui penyebab atau permasalahan yang dialami korban. "Keluarga korban tidak tahu penyebabnya. Lima hari berturut-turut korban sering merenung. Korban juga pendiam," ungkap Kasi Humas.

Sementara itu, keluarga korban menolak jika korban dilakukan otopsi. Pihak keluarga korban menerima atas kejadian tersebut adalah musibah. Keluarga korban juga bersedia membuat surat pernyataan yang tidak akan menuntut di kemudian hari. 

Pewarta : Bambang Setioko Kediri TIMES
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Kediri TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]mojokertotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]mojokertotimes.com | marketing[at]mojokertotimes.com
Top