Masyarakat Jatim Konsumsi 36 Kilogram Ikan Perorang Setahun

Pertemuan FORIKAN Jatim dan Lomba Masak Ikan Tingkat Provinsi Jatim Tahun 2019 di Dyandra Convention Center Surabaya, Kamis (11/7).
Pertemuan FORIKAN Jatim dan Lomba Masak Ikan Tingkat Provinsi Jatim Tahun 2019 di Dyandra Convention Center Surabaya, Kamis (11/7).

MOJOKERTOTIMES, SURABAYA – Kandungan protein dan vitamin yang terkandung dalam ikan sangat baik untuk kesehatan terutama kecerdasan anak. Apalagi, kecerdasan dan pertumbuhan anak sangat dipengaruhi oleh 1.000 hari pertama kehidupan. Untuk itu, Ketua Umum Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) Jatim, Arumi Bachsin Emil Dardak terus mendorong masyarakat untuk meningkatkan konsumsi ikan terutama bagi ibu hamil dan anak-anak. 

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pertemuan FORIKAN Jatim dan 
Lomba Masak Ikan Tingkat Provinsi Jatim Tahun 2019 di Dyandra Convention Center 
Surabaya, Kamis (11/7). 

Menurutnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar masyarakat terutama 
anak-anak tertarik mengkonsumsi ikan, salah satunya dengan mengolah ikan menjadi masakan yang menarik. Oleh karena itu, Arumi sangat mengapresiasi lomba masak ini sebagai salah satu inovasi mengembangkan produk makanan berbahan dasar ikan dan memasyarakatkan gemar makan ikan. 

“Saya berharap melalui lomba ini dapat tercipta berbagai masakan berbahan 
dasar ikan yang enak, lezat dan sehat, serta dapat dinikmati oleh seluruh anggota 
keluarga. Terutama bagi ibu-ibu yang kreatif diharapkan bisa menjadi wirausahawan 
baru yang bergerak dalam usaha masakan dari ikan,” kata Arumi Bachsin yang juga 
menjabat Ketua TP PKK Provinsi Jatim ini. 

Arumi mengatakan, seorang ibu memiliki peran penting dalam menjaga kebutuhan gizi keluarganya, terutama anak-anak. Kebiasaan mengkonsumsi makanan di luar rumah menurutnya harus mulai diubah dengan kebiasaan makan bersama di rumah, tentunya dengan menu bergizi dan sehat hasil masakan sendiri. 

“Di meja makan selain kita dapat makan makanan yang bergizi, kita juga bisa 
quality time bersama keluarga. Mulai pukul 18.00-21.00 adalah waktu yang pas untuk 
meningkatkan interaksi keluarga. Jadi untuk ibu jangan ragu untuk masak sendiri 
terutama ikan untuk keluarga,” pesannya. 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala FORIKAN Nasional, Dr. Djoko Maryono mengatakan, protein ikan memberi kontribusi terbesar dalam kelompok sumber protein hewani, sekitar 51,7 persen. Selain itu ikan mengandung lemak, vitamin dan mineral yang baik bagi tubuh dan mudah dicerna. 

“Ikan juga bermanfaat dalam meningkatkan IQ anak-anak apalagi di 1.000 hari 
pertama kehidupan. Selain itu makan ikan dapat menekan resiko terkena penyakit 
jantung dan stroke,” katanya. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim, Ir. 
Mohammad Gunawan Saleh, MM mengatakan, lomba masak berbahan baku ikan nila, lele dan tengiri ini dilakukan untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi masakan berbahan dasar ikan, mempromosikan masakan inovasi ikan, serta mendorong gemar makan ikan. 

Menurutnya, tingkat konsumsi ikan di Jatim pada 2018 sebesar 36,82 
kg/kapita/tahun. Sedangkan capaian nasional sebesar 50,69 kg/kapita/tahun. Ke depan, melalui lomba ini diharapkan tingkat konsumsi ikan di Jatim terus naik. 

Lomba masak ikan tingkat provinsi ini diikuti oleh ibu–ibu TP PKK dari 36 kab/kota. Hal ini dikarenakan dua daerah yakni Kab. Bojonegoro dan Kota kediri, pada 2018 lalu telah memperoleh predikat Juara 1 kategori menu keluarga dan kategori menu balita. Dua daerah ini akan mengikuti lomba masak tingkat nasional 2019, yang akan diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta pada Desember mendatang.

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Surabaya TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]mojokertotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]mojokertotimes.com | marketing[at]mojokertotimes.com
Top