Galakkan Pelayanan Prima, Asosiasi UMKM Blitar Raya Kunjungan Bisnis ke Plant Zone

UMKM Blitar Raya saat kunjungan ke Plant Zone.(Foto :  Malik Naharul/BlitarTIMES)
UMKM Blitar Raya saat kunjungan ke Plant Zone.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)

MOJOKERTOTIMES, BLITAR – Tidak dapat dipungkiri lagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran mengatasi kemiskinan dan menyerap tenaga kerja paling di Indonesia. 

Salah satu faktor penting yang dapat berdampak besar terhadap keberahasilan (UMKM) adalah kemampuan untuk memberikan pelayanan berkualitas kepada pelanggan.

Untuk itu, Asosiasi UMKM Blitar Raya menggalakkan program Kunjungan Bisnis (Kubis) bidang UMKM yang sedang berkembang di Blitar. 

Seperti saat kunjungannya di UMKM Plant Zone Klemunan, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Rabu (10/7/2019).

Ketua Asosiasi UMKM Blitar Raya, Rina Insani Setyowati mengatakan pentingnya pelayan prima tentu berhubungan erat dengan bisnis jasa pelayanan. 

Mengingat UMKM biasanya milik perorangan, maka yang perlu dilakukan adalah membantu UMKM dalam upaya untuk memberikan rasa puas dan menumbuhkan kepercayaan terhadap pelanggan atau konsumen.

“Pentingnya pelayanan prima lainnya yaitu kepuasan terhadap pelanggan, mengingat perkembangan UMKM saat ini semakin menjamur di Blitar. Banyak sekali usaha kreatif di Blitar, tetapi terkadang pelayanannya yang kurang maksimal menjadikan produknya kurang dikenal, bahkan di Blitar sendiri,” terang Rina.

Menurutnya, selain promosi dan pemasaran yang baik juga diperlukan pelayanan yang baik kepada pelanggan merupakan strategi paling efektif untuk memenangkan persaingan. 

Tidak cukup hanya dengan memberikan rasa puas dan perhatian terhadap pelanggan saja, lebih dari itu adalah bagaimana cara merespon keinginan pelanggan, sehingga dapat menimbulkan kesan positif dari pelanggan.

“Dengan pelayanan yang baik UMKM di Blitar akan bersaing dengan sehat, harapannya dengan pelayanan prima dari para pelaku usaha akan terus memacu pertumbuhan usaha-usaha kreatif di Blitar,” tambahnya.

Sementara itu, direktur Plant Zone veryan Herma mengatakan, Kunjungan Bisnis seperti ini sangat bermanfaat bagi para pelaku UMKM di Blitar.

Menurutnya apa yang tidak didapatkan para pelaku usaha di Blitar bisa dipecahkan bersama.

Bagi pelaku bisnis kecil menengah yang baru merintis usahanya tentu perlu mendapatkan pembinaan dan pemanfaatan jaringan sangat diperlukan.

“Jadi kita tidak bisa mengetahui seberapa jauh kapasitas kita kalau tidak kumpul seperti itu. Karena di situ nanti kan ada sharing, sejauh mana perkembangan usaha kita. Terus dari segi jaringan ya kita akan dapat lebih banyak jaringan usaha dan banyak lagi,” terangnya.

Plant Zone sendiri merupakan salah satu usaha kreatif yang bergerak dalam bidang usaha tanaman herbal dan tanaman obat keluarga (Toga). 

Menariknya, usaha yang dirintis Veryan ini berawal dari hobinya pecinta alam dan membudidayakan tanaman-tanaman dari hutan dan pegunungan.

“Jadi Plant Zone sendiri awalnya itu dulu dari temen-temen pencinta alam yang hobi jelajah dan mendaki, terus akhirnya tumbuh menjadi sebuah wadah belajar. Jadi naik gunung enggak cuman naik gunung, tetapi disitu kita belajar tetang manfaat tanaman yang ada di alam lalu akhirnya kita kembangkan biibitnya dari alam tadi dan bisa menjadi obat herbal,” tutup Very.

Plant Zone memiliki bermacam-macam, dari semua jenis tanaman mint, olahan teh daun mint, teh daun kelor, teh bawang dayak, teh jati china, teh bidara dan aneka tanaman toga lainnya.

Layaknya seorang tabib, ia memasarkan produknya dengan mengedukasi pelanggan dan menjelaskan manfaat masing-masing tanaman koleksinya satu persatu. 

Oleh karena itu, managemen pelayanan prima sangat bermanfaat bagi usahanya.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]mojokertotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]mojokertotimes.com | marketing[at]mojokertotimes.com
Top