Mahasiswa Unisba Blitar jadi yang terbaik di ajang Maunakea Orienteering Competition ke II

Mahasiswa Unisba Blitar jadi yang terbaik di ajang Maunakea Orienteering Competition ke II


Editor

A Yahya


Pemuda Blitar kembali meraih prestasi gemilang di ajang regional tingkat Provinsi Jawa Timur. Kali ini disumbang dua Mahasiswa Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar yang berhasil meraih juara pertama di Maunakea Orienteering Competition ke II yang digelar di Universitas Kadiri (Uniska) Kediri pada 6 April 2019.

Maunakea Orienteering Competition II adalah kejuaraan bergengsi yang digelar Mapala Maunakea Uniska Kadiri. Kejuaraan ini memperebutkan Orienteering tingkat Mapala se-Jawa Timur. Dalam ajang ini Mapala Bawana Unisba Blitar mengirimkan tim yang sukses menjadi juara pertama. Tim tersebut dinahkodai dua mahasiswa, yakni M Yoppy Anggara Putra (Mahasiswa Teknik Informatika) dan Mei Ratnasari (Mahasiswa Administrasi Bisnis).

Prestasi membanggakan ini mendapat apresiasi dari civitas academica Unisba Blitar. Kepala Bidang Minat dan Bakat Unisba, M Yusuf Zen, mengatakan pihaknya selalu memberikan dukungan terhadap kegiatan kemahasiswaan. Tujuannya agar mahasiswa bisa mencetak prestasi di kejuaraan lokal, regional dan nasional.

“Prestasi di olahraga oreienteriing ini bukan yang pertama. Sebelumnya mahasiswa Unisba telah mencetak prestasi di antaranya kelas nasional. Harapan kami prestasi demi prestasi ini bisa memberikan motivasi kepada mahasiswa lain untuk mengukir prestasi serupa,” ungkap Yusuf Zen kepada BLITARTIMES.com Jumat (19/4/2019).

Mewakili pihak kampus, Yusuf Zen berjanji ke depan pihaknya akan lebih menggiatkan lagi latihan yang tersruktur agar prestasi Mapala Unisba Blitar bisa berprestasi lebih baik lagi di ajang orienteriing. “Prestasi perlu ditingkatkan lagi untuk memacu prestasi lebih baik lagi. Latihan dan persiapan harus dimatangkan,” imbuhnya.

Sementara itu mantan Ketua Mapala Bawana Unisba Blitar Rosidi menilai Maunakea Orienteering Competition 2 merupakan perlombaan tingkat regional yang cukup bergengsi. Dirinya bersyukur kontingen Unisba Blitar bisa menjadi yang terbaik di ajang ini. "Acara seperti ini sangat bagus sekali untuk mengasah skill teman-teman. Kami juga berharap pihak kampus terus memberikan support secara moril maupun materiil agar teman-teman lebih bersemangat lagi menekuni orienteriing,” katanya.

Orienteering adalah salah satu jenis olahraga yang digemari berbagai kalangan. Bukan hanya kalangan pencinta alam, namun juga masyarakat umum. Olahraga ini mengharuskan semua peserta mendatangi pos-pos atau titik point di lapangan yang tergambar pada peta untuk mendapatkan point. Sehingga kemungkinan juara akan semakin besar jika mereka berhasil mendatangi pos-pos tersebut.

 Dalam perlombaan orienteering ini juga diperhitungkan catatan waktu yang ditempuh. Dalam artian ada batasan waktu yang mengharuskan peserta tiba di titik finis sebelum waktu yang telah ditentukan agar tidak terdiskualifikasi. Hal ini membuat para peserta harus benar-benar memperhitungkan segalanya dengan matang, bagaimana menentukan strategi yang benar agar dapat meraih poin sebanyak mungkin dengan batasan waktu yang ada.(*)


End of content

No more pages to load