Komisioner KPU Kota Blitar memimpin Rapat Evaluasi Tahapan Pemilu 2019 bersama Badan Ad Hoc

Komisioner KPU Kota Blitar memimpin Rapat Evaluasi Tahapan Pemilu 2019 bersama Badan Ad Hoc



Pasca tahapan Pemilu 2019 di Kota Blitar yang lancar dan sukses, KPU Kota Blitar mengadakan evaluasi pemilu bersama panitia ad hoc PPK dan PPS se-Kota Blitar Rabu, 26 Juni 2019 di salah satu rumah makan di Bumi Bung Karno, Rabu (26/6/2019).

Ketua KPU Kota Blitar, Choirul Umam, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada PPK/PPS yang dengan sepenuh hati menyelesaikan tahapan pemilu 2019 dengan lancar dan sukses.

"Alhamdulillah, Pemilu 2019 berjalan lancar dan sukses. Mudah-mudahan kedepan kinerja penyelenggaraan bisa lebih baik, dengan sistem yang tentunya bisa lebih baik lagi. Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada teman-teman PPK dan PPS yang dengan luar biasa menyelesaikan tahapan pemilu dengan baik," jelas umam.

Seperti yang telah diketahui bersama di Kota Blitar angka partisipasi masyarakatnya 83,8%, dimana perolehan tersebut jauh melebihi target Nasional sebesar 77,5%.

"Tingginya angka partisipasi masyarakat merupakan kerjasama antar lintas sektor baik antara KPU Kota Blitar, PPK hingga PPS dengan Pemkot Blitar, hingga TNI-Polri yang turut menjaga keamanan sehingga pemilu berjalan dengan damai," imbuh ketua KPU Kota Blitar periode 2019-2024.

Dalam acara tersebut hadir 15 PPK dan 63 PPS dari 3 Dapil, Sananwetan, Kepanjenkidul, dan Sukorejo. Turut hadir mendampingi Sekretaris KPU Kota Blitar Edi Winarno bersama 9 orang yang berasal dari Sekretariat KPU Jawa Timur.

Dalam acara tersebut PPK dan PPS diberi kesempatan untuk menyampaikan evaluasi terkait penyelenggaraan Pemilu. Salah satu PPK dari Kecamatan Kepanjen Kidul, Suyitno, menjelaskan tahapan pemilu kali ini tedapat beberapa catatan yang juga harus diperbaiki di tahapan pemilu masa mendatang, termasuk Pilwalkot Kota Blitar yang akan dilaksanakan tahun 2020 mendatang.

"Partisipasi masyarakat Kota Blitar dalam pemilu boleh tinggi, namun kedepan pola Bimtek terhadap KPPS harus diperbaiki lagi, jangan mepet dengan tahapan yang ada. Hal tersebut dapat mengakibatkan miskomunikasi bila PPK dan PPS juga tidak memahami juknis yang berlaku, untung di Kota Blitar PPK dan PPS sigap dengan hal tersebut,” kata Suyitno.

Evaluasi Pemilu 2019 Kota Blitar selain membahas teknis pemilu juga digunakan sebagai bagian halal bihalal dan perkenalan Komisioner KPU Kota Blitar yang baru, dimana terdapat 4 dari 5 komisioner yang hadir. Diantaranya Choirul Umam (Ketua), Edy Saputra (Divisi Hukum), Rangga Bisma Aditya (Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM), dan Hernawan M. Khabib (Divisi Teknis). Sementara itu Ninik Sholikah (Divisi Informasi dan Data) berhalangan hadir karena sedang berduka cita akibat orang tuanya meninggal dunia kemarin.(*)


End of content

No more pages to load