Kajari Situbondo Nur Slamet saat memberikan keterangan pers di hadapan sejumlah wartawan. (Foto Heru Hartanto / Situbondo TIMES)

Kajari Situbondo Nur Slamet saat memberikan keterangan pers di hadapan sejumlah wartawan. (Foto Heru Hartanto / Situbondo TIMES)



Tiga kepala desa (kades) di Situbondo akan segera menghuni tahanan. Mereka terlibat korupsi. Masing-masing kades Kalingaet, Sumberejo, dan Mlandingan.

Bakal ditahannya tiga kades itu dikemukakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Situbondo Nur Slamet. "Kami telah melakukan penyidikan terhadap kades Kalianget, Sumberejo, dan Mlandingan. Mereka sudah kami tetapkan sebagai tersangka," ujarnya.

Lebih lanjut, Nur Slamet mengatakan, kejari tak akan kenal kompromi terhadap tindakan korupsi, walaupun ada APIP dan lain sebagainya. “Dalam jangka waktu 60 hari mereka tidak bisa mengembalikan keuangan atau kerugian negara yang mereka pakai, maka mereka harus siap-siap berhadapan dengan hukum,” tandasnya.

Kasus korupsi itu, sambung kajari, sifatnya tidak sendiri, tetapi bersama-sama atau melibatkan pihak lain.  “Yang dimaksud dengan perbuatan korporasi tersebut yakni perbuatan yang tidak dikekendaki sendiri melainkan perbuatan yang terorganisir. Karena terorganisir, maka insya Allah akan ada perkembangan-perkembangan penyelidikan maupun penyidikan yang akan dilakukan Kejari Situbondo tentang tindak pidana korupsi,” ucap kajari.

Oleh karena itu, sambung Nur Slamet, untuk menegakkan supremasi hukum yang transparan, dirinya meminta kepada semua elemen di Kabupaten Situbondo, termasuk wartawan, membantu memberikan data-data untuk memperkuat pembuktian-pembuktian kasus-kasus pidana korupsi tersebut. 

“Karena jumlah jaksa penuntut umum yang ada di Kejari Situbondo jumlahnya terbatas, makanya kami butuh bantuan data-data dari kalian (awak media massa) untuk pengembangan kasus-kasus korupsi di Kabupaten Situbondo,” pinta kajari.

Dia juga mengatakan bahwa selama dirinya menjabat sebagai kajari Situbondo, tidak ada-kata yang tidak bisa dalam menegakkan supremasi hukum atau memberantas tindak pidana umum maupun tindak pidana khusus di wilayah  Situbondo.

“Semua perkara yang masuk ke Kejari Situbondo diproses secara translaran dan akuntabel. Baik penanganan perkara yang sifatnya manual maupun digitalisasi akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku dan dilandasi dengan peraturan serta undang-undang yang berlaku. Adapun tujuan utamanya dalam penegakan supremasi hukum di Kabupaten Situbondo yakni memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pencari keadilan,” pungkasnya.


End of content

No more pages to load