Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)



Peluang  tenaga kerja honorer di lingkungan Pemkot Batu menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) terbuka. Ya tahun 2019 ini, Pemkot Batu mengajukan pendaftaran pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja.

Kuota yang diperlukan Pemkot Batu ini yakni 337 orang. Sedangkan jumlah tenanga honorer di Kota Batu ada 465 orang. 

Jumlah yang dibutuhkan meliputi tiga kategori. Yakni tenaga kependidikan ada 70 orang,  tenaga kesehatan ada 3 orang, dan tenaga teknis ada 264 orang.

Sayangnya, saat Pemkot Batu membuka peluang cukup banyak, ada sebuah kendala. Yakni terkait dengan lulusan pendidikan tenaga honorer di Pemkot Batu. “Lulusan tenaga honorer di Pemkot Batu ini kebanyakan pendidikan akhirnya SMA. Tidak banyak yang D3 atau S1,” kata Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso.

Padahal, salah satu syarat untuk pendaftaran P3K ini adalah pendidikan terakhir harus D3 atau S1. Sehingga Pemkot Batu tidak dapat mendaftarkan kesempatan ini kepada tenaga honorer di sana. 

“Kami tentunya mengutamakan tenaga honorer ini dulu. Tapi mau bagaimana lagi. Tidak semua memenuhi persyaratan,” ungkapnya. Sedangkam Pemkot Batu telah mengajukan P3K ini kepada Kemenpan RB dan BKN sejak bulan Juni silam.


End of content

No more pages to load